Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terkatung-katung di Perairan Malaysia, Pengungsi Rohingya di Selamatkan Otoritas Bangladesh

Ilustrasi Pengungsi Rohingya

Dhaka- VisiMuslim- Lebih dari 300 orang dari etnis Rohingya yang ditindas oleh pemerintah Myanmar berusaha melarikan diri ke Malaysia melalui rute laut dan diselamatkan oleh otoritas Bangladesh selatan pada Rabu (15/4/2020) malam waktu setempat, dalam laporan media setempat.

“Sekitar pukul 9 malam. [0300GMT] anggota Coast Guard Bangladesh menemukan pengungsi Rohingya di Tekhnaf, Cox's Bazar, ” dalam laporan surat kabar nasional Bangla, Shamokal.

Mengutip dari Letnan Komandan M. Sohel Rana, seorang pejabat Penjaga Pantai Tekhnaf, ia mengatakan lebih dari 300 pengungsi Rohingya memulai perjalanan ke Malaysia dengan kapal pukat bermesin besar, tetapi kembali setelah mereka gagal mencapai Malaysia.

"Sebagian besar yang ditahan adalah perempuan dan anak-anak," Mohammad Saiful Islam, seorang pemimpin setempat, mengatakan kepada media, tambah laporan itu.

Mohammad Zobaer, salah satu kelompok dari sebuah kamp pengungsi, mengatakan, 482 muslim Rohingya memulai perjalanan dua bulan lalu melalui Teluk Benggala, tetapi keamanan Malaysia melarang mereka memasuki wilayah Malaysia.

Dia menambahkan bahwa 28 orang tewas dalam perjalanan, dan menyisakan 342 orang lainnya.

Sekitar satu juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp-kamp pengungsi di Bangladesh selatan, setelah melarikan diri dari kampanye pembersihan etnis dan teror di negara tetangga Myanmar pada 2017. Mereka disebut sebagai etnis yang paling teraniaya di dunia. [] Gesang

Posting Komentar untuk "Terkatung-katung di Perairan Malaysia, Pengungsi Rohingya di Selamatkan Otoritas Bangladesh"