Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kematian Akibat Covid-19 di AS Mencapai 75.000 Kasus


Washington, Visi Muslim- Jumlah korban tewas akibat covid-19 di AS telah melampaui angka 75.000 kematian, menurut data yang dikumpulkan pada Kamis, (7/5/2020) oleh Universitas Johns Hopkins.

Universitas yang berada di negara bagian Maryland itu menghitung 75.423 kematian dan 1.245.622 kasus infeksi.

AS terus memimpin jumlah kasus dan kematian akibat virus di seluruh dunia. Sedangkan Inggris mencatat 30.689 kematian, diikuti oleh Italia dengan 29.958 kematian.

Hampir 190.000 pasien telah pulih di AS, menurut data itu.

New York adalah negara bagian yang terparah dengan 26.130 kematian dan lebih dari 327.000 kasus infeksi, diikuti oleh New Jersey dengan 8.801 kematian dan lebih dari 133.000 kasus.

Sebagian besar kematian terjadi beberapa hari setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa kematian akibat corona di AS bisa mencapai 100.000 kematian.

"Dulu saya mengatakan 65.000, dan sekarang saya mengatakan 80 atau 90 dan naik dan naik dengan cepat," kata Trump pada hari Minggu.

Pada pertengahan April, dia juga mengatakan kematian bisa mencapai hingga 65.000 orang akibat pandemi, angka yang lebih rendah dari perkiraan para ahli Gedung Putih.

Pada akhir Maret, dokter yang memimpin tim tanggapan coronavirus Gedung Putih, Deborah Birx juga membeberkan jumlah kematian yang potensial.

Kematian bisa mencapai 100.000 hingga 240.000 jika AS mengikuti pedoman sosial dan kesehatan masyarakat. Tanpa intervensi apa pun, ia memperkirakan 1,5 hingga 2 juta kematian.

Sejak virus itu muncul Desember lalu di kota Wuhan di Cina, virus ini telah menyebar ke sedikitnya 187 negara dan sejumlah wilayah.

Ada lebih dari 3,8 juta infeksi yang dikonfirmasi secara global dengan lebih dari 267.000 kematian, sementara lebih dari 1,2 juta pasien telah pulih. [] Gesang

Posting Komentar untuk "Kematian Akibat Covid-19 di AS Mencapai 75.000 Kasus"