Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terkait Isu Pemakzulan Presiden, Hendri Satrio: Yang Namanya Kekuasaan Pasti Ada yang Pingin Ganggu


Jakarta, Visi Muslim- Pengamat politik sekaligus pendiri lembaga survei KedaiKopi, Hendri Satrio mengatakan adanya kabar soal rencana kudeta terhadap Jokowi muncul dari faksi internal pemerintahan merupakan hal yang lumrah.

"Ya, kalau tuduhan seperti itu ada terus. Yang namanya kekuasaan pasti ada yang pengen mencoba mengganggu kekuasaan itu," ujar Hendri, dikutip dari Rmol, Jumat, (5/6/2020).

Namun menurut Hendri upaya pemakzulan itu mustahil untuk dilakukan lantaran menurutnya Indonesia merupakan negara hukum yang memiliki sederet aturan cukup rumit tentang pemakzulan seorang presiden.

"Indonesia ini negara hukum, tidak mudah menggulingkan seorang presiden, dan saya sampai hari ini masih percaya, bahwa BIN kita akan menjaga presiden, dan bisa memetakan mengidentifikasi orang-orang yang coba menggulingkan presiden," jelasnya.

Hendri Satrio juga menyarankan agar isu pemakzulan presiden mampu dieliminir oleh BIN. Pasalnya, dampak pemakzulan presiden bukan hanya buruk bagi pemerintahan, namun juga bangsa Indonesia.

"Bukan cuma enggak bagus buat demokrasi, tapi juga enggak bagus buat Indonesia. Karena setelah itu banyak pekerjaan rumahnya enggak akan mudah. Kita tunggulah sampai 2024, jangan guling-gulingkan gitu lho enggak bagus," tambah Hendri.

"Jahat itu yang mau gulingkan pemerintah yang sah sebelum waktunya," pungkas Hendri.

Sebelumnya beberapa pengamat politik juga menyampaikan soal isu adanya rencana pemakzulan terhadap presiden yang bisa jadi dilakukan oleh pihak internal pemerintah bukan dari pihak oposisi.

Salah satu diantaranya adalah Analis politik dan kebijakan publik Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul yang menyebut bahwa kudeta atau pemakzulan justru akan datang dari dalam lingkar kekuasaan.

Menurutnya, komunikasi politik yang kerap besebrangan antar pemangku jabatan di pemerintah seperti kebijakan penanganan Covid-19 yang sering gagal paham diterjemahkan oleh para pembantu Presiden bisa dijadikan salah satu dugaan di lingkaran penguasa yang berusaha menggusur Jokowi.

“Makanya menurut saya sangat masuk akal kalau malah timbulnya dugaan ada pihak di lingkaran penguasa yang berusaha menggusur Jokowi. Walaupun kemungkinannya itu sangat kecil,” kata Adib Miftahul, Jumat (5/6/2020). [] Aan/ Gesang

Posting Komentar untuk "Terkait Isu Pemakzulan Presiden, Hendri Satrio: Yang Namanya Kekuasaan Pasti Ada yang Pingin Ganggu"