Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Multaqa Ulama Aswaja Matraman Jatim: Soal Krisis di Palestina, Bukti Ketidakberdayaan dan Kegagalan Kapitalisme, Demokrasi dan Nasionalisme



Surabaya, Visi Muslim-  Mensikapi kebiadaban Zionis Yahudi atas Palestina yang menembaki membabi buta kaum muslimin saat sedang ibadah di Masjid Al Aqsha di akhir Ramadhan lalu, ulama Aswaja tidak tinggal diam. Mereka mensupport perjuangan rakyat Palestina untuk mengusir Zionis Yahudi dari negerinya.

Bentuk dukungan itu diwujudkan dengan menggelar acara Multaqa Ulama Aswaja di seluruh Nusantara. Tak ketinggalan pula Ulama Aswaja di Jawa Timur. Ulama yang bergabung dalam Forum Komunikasi Ulama Aswaja Jatim menggelar Multaqa secara masif selama bulan Syawal mulai ujung timur hingga barat Jatim, pantai Utara hingga pesisir Selatan.

Ini dilakukan ulama sebagai bentuk ihtimam bi amril muslim (peduli terhadap urusan kaum muslimin), antar muslim bersaudara, ibarat tubuh manakala ada salah satu bagian yang sakit, maka bagian yang lainnya pun turut serta merasakan.

Para ulama Aswaja menggelar di seantero Jatim forum Multaqa dengan membahas seputar “KEBIADABAN ISRAEL DI GAZA, BUKTI KETIDAK BERDAYAAN DAN KEGAGALAN KAPITALISME – DEMOKRASI – NASIONALISME – KOMUNISME DAN URGENSITAS KHILAFAH”.

Salah satu ulama Aswaja Jatim yang mendapatkan giliran untuk menggelar Multaqa adalah Ulama Aswaja Matraman yang dilaksanakan pada Rabu 9/6/21, jam 19,30 – 22,00 secara virtual melalui link zoom dan youtube Dakwah Magetan.

Forum Multaqa dipimpin oleh rois Multaqo Ustad Mohammad Joesuf, dengan talk show yang menghadirkan Kyai Kadi Hariyanto dan KH  Dr Amin dipandu oleh rois. Dalam paparannya Kyai Kadi Hariyanto menyatakan bahwa tanah palestina sesungguhnya merupakan tanah wakaf milik kaum muslimin bukan milik bangsa Arab dan bangsa Palestina saja. Apa yang terjadi di Palestina saat ini juga menjadi derita kita kaum muslim di seluruh dunia.

Lalu dilanjutkan KH. Dr Amin, bahwa kedzoliman”di bagian wilayah negeri” Islam lainnya hingga saat ini masih berlangsung solusinya tak ada lain selain khilafah.

Pada Multaqa kali ini sejumlah ulama pinunjul mendapatkan ihtiram untuk menyampaikan kalimatul minal Ulama terkait permasalahan invasi zionis Yahudi atas Palestina. Nampak hadir antara lain:

1. Kyai Abu Syamil, Pembina Ulama Awaja Mataraman.

2. Kyai Ahmad Nadhif, Pengasuh kajian bahasa Arab Ponorogo.

3. Ustad Agung Sembodo, Pengasuh Majelis Taklim Al Mulk Geneng Ngawi.

4. Kyai Anwar Sanusi, Pengasuh Majelis Taklim Lembah Hidayah Magetan.

5. Ustad Syahid, Ulama Aswaja Mataraman Ponorogo.

6. Kyai Muzammil, Pengasuh Majelis Taklim As Safinah Mgawi.

7. Ustd Ari Andi, Pengasuh Kajian Fikih Muamalah Ngawi.

8. Kyai Ikhsan Hafidz, Ulama aswaja Mataraman Geneng Ngawi.

9. Kyai Misno, Pengasuh Majelis Taklim Fathul Mu’in Paron Ngawi.

Dalam paparan kalimatul minal ulama dibahas persoalan sebagai berikut :

Kewajiban menolong kaum Muslimin di bumi Palestina yang dijajah Yahudi Israel, sejarah Al Quds dan Palestina dari masa ke masa hingga dikuasai Yahudi.

Dalam paparan berikutnya kewajiban memiliki Ihtimam bi lmril Muslimin, institusi Yahudi adalah bayangan rezim” Arab, apabila rezim-rezim itu hilang, hilang pula bayangannya.

Isu Palestina jangan menjadi pengalihan perhatian atas issue dalam negeri, tentang cinaisasi di Indonesia, gerakan separatisme Papua, krisis ekonomi dan amburadulnya penanganan pandemi Covid.

Para ulama menyampaikan bahwa solusi palestina adalah Jihad, Jihad kewajiban sampai hari kiamat, Ulama garda terdepan dalam perjuangan penegakan khilafah di nusantara ini.

Selain itu, juga disampaikan kepada ulama yang lain agar turut berjuang dan bergabung dalam satu barisan dakwah Islam. Ulama garda terdepan dalam perubahan hakiki menuju sistem Islam Khilafah. Tolak Kapitalisme – Demokrasi, dan campakkan Komunisme.

Para ulama juga menyampaikan bahwa perjuangan penegakan khilafah di negeri kita memiliki dasar syar’i, dan secara historis nusantara adalah bagian tak terpisahka dari negeri Islam, dan Khilafah Islamiyah.

Saatnya Islam gantikan Idiologi gagal radikal kapitalisme demokrasi dan Idiologi brutal dan biadab komunisme. Selain itu juga disampaikan ajakan menyambut seruan memperjuangkan Khilafah bersama jamaah dakwah yang bersifat Idiologi Islam.

Menegakkan Khilafah dan penerapan Syariah, adalah Qodhiyah Mashiriyyah bagi kaum Muslim saat ini dan urgensitas Khilafah dalam menyelesaikan seluruh Problematika Umat Islam saat ini.

Pada sesi akhir multaqa dibacakan seruan Ulama Aswaja Mataraman oleh Kyai Ahmad Fathoni. Diantara point pentingnya adalah menyeru para penguasa muslim untuk menggirimkan pasukan militer guna mengusir agresor Zionis Yahudi keluar dari tanah Palestina. Lalu, dilanjutkan do’a dipimpin oleh Kyai Qutub Amrullah, Koordinator Ulama Aswaja Mataraman. []

Posting Komentar untuk "Multaqa Ulama Aswaja Matraman Jatim: Soal Krisis di Palestina, Bukti Ketidakberdayaan dan Kegagalan Kapitalisme, Demokrasi dan Nasionalisme "