Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Krisis Politik Menjalar Di Malaysia



Oleh: Umar Syarifudin (Pengamat politik Internasional)

Ledakan penularan Covid-19 di Malaysia semakin buruk. Hal ini memicu kemarahan publik seiring dengan terkuaknya kegagalan Rezim Muhyiddin. Bereaksi Partai politik terbesar di Malaysia, UMNO, memutuskan menarik dukungan terhadap koalisi pemerintah karena dinilai gagal. Sebagai bentuk kekecewaan, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Malaysia, Shamsul Anuar Nasarah mengundurkan diri dari jabatannya yang menolak keputusan pemerintah pusat terkait status darurat Covid-19. Namun PM Malaysia Muhyiddin Yassin tetap mempertahankan kekuasaannya, Ia mengklaim masih mendapat dukungan mayoritas parlemen dan menentang seruan oposisi pemerintah untuk mengundurkan diri.

Apakah rezim Muhyiddin dan oposisi mempunyai alternatif untuk ditawarkan? Pada saat ini, tampaknya tidak, dan peristiwa-peristiwa pada beberapa minggu terakhir menunjukkan kepada kita lebih banyak hal tentang upaya-upaya  rezim yang mulai goyah bersama dengan pelindungnya untuk membungkam perbedaan pendapat yang berkembang dengan jelas dan ketidakpuasan di dalam negeri lebih dari apa pun.

Masyarakat di Malaysia sekarang sungguh telah menyadari, rezim Muhyiddin telah duduk di kursi pemerintahan yang rapuh, tabir kegagalan telah tersingkap di hadapan masyarakat. Sebagian masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan para penguasa dan sistem. Semua orang telah mencari alternatif. 

Hendaknya Malaysia belajar dari kegagalan - kegagalan sebelumnya lalu bergerak menuju solusi yang tepat. Tidak diragukan Malaysia membutuhkan solusi alternatif yang datang dari kelompok yang memiliki kepemimpinan politik yang ikhlas dan memahami Islam serta tata cara penerapannya, kelompok yang telah memaparkan pandangan yang jelas tentang sistem Islam melalui sejumlah buku dan selebaran. Yang ada tinggal masalah waktu bagi tersingkapnya pengkhianatan politik saat ini. Sehingga masyarakat akan bergerak dengan segenap kemampuan mereka untuk mengusir pengaruh asing dari kawasan dengan menegakkan syariah secara kaffah di wilayah dunia muslim. Pada saat itu tidak ada pilihan bagi Amerika dan Inggris kecuali lari dari kawasan. Kami memohon kepada Allah - Sang Penguasa Alam Semesta semoga menjadikan tindakan-tindakan jahat mereka ini seperti orang yang menggali kuburnya dengan tangannya sendiri. 

Posting Komentar untuk "Krisis Politik Menjalar Di Malaysia"