Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tender Gorden Anggota Dewan, Bikin Heran!




Oleh: Ammylia Ummu Rabani (Muslimah Peduli Umat)  

Di tengah kondisi masyarakat yang kian prihatin karena naiknya beberapa kebutuhan seperti minyak goreng juga BBM, kini dibuat heran dengan tender gorden anggota dewan. 

Pergantian gorden mewah di tengah kondisi masyarakat yang masih susah, dinilai jauh dari kepedulian terhadap masyarakat.

Yang lebih mengherankan lagi, lelang tender penggantian gorden di rumah dinas jabatan anggota DPR RI dimenangi peserta lelang yang menawarkan harga Rp 43,5 miliar. Angka yang fantastis hanya untuk barang yang bernama gorden.

Adapun perusahaan yang memenangkan tender tersebut adalah PT Bertiga Mitra Solusi yang beralamat di Tangerang, Banten. Perusahaan ini justru menawarkan angka paling tinggi di antara 48 peserta lainnya. PT BMS juga mengalahkan dua perusahaan lain sebagai penawar terendah yakni PT Panderman Jaya sebesar Rp 42 miliar dan PT Sultan Sukses Mandiri sebesar Rp 37 miliar. Aneh tapi nyata, tapi ini terjadi di negeri Indonesia.

Kontroversi pun terjadi di masyarakat. Pasalnya pergantian gorden bukanlah hal yang darurat. Belum lagi aroma korupsi pun terendus di balik pemenangan lelang oleh PT BMS.

Reaksi pun datang dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyoroti perusahaan pemenang tender gorden DPR. MAKI heran lantaran perusahaan yang menang justru yang menyodorkan harga lebih tinggi dibandingkan dua perusahaan lainnya.

Boyamin Saiman, selaku Koordinator MAKI, mengatakan proses tender harus berjalan kompetitif. Ia berpendapat bahwa pemenang tender harusnya dipilih dari perusahaan yang menawarkan harga termurah dan memenuhi persyaratan.

Suara lantang pun disampaikan dari Politikus PDIP Masinton Pasaribu meminta Sekretariat Jenderal DPR menghentikan proyek pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR. 

Selain PDIP, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno juga menyatakan partainya konsisten menolak proyek pengadaan gorden untuk rumah dinas jabatan anggota DPR ini. PAN mengeluarkan instruksi agar anggota-anggota fraksi PAN menolak penggantian gorden di rumah dinas masing-masing (Tempo.co/15/5/2022).

Masyarakat luas pun kian menyampaikan keberatan dan meminta agar tender gorden mewah anggota dewan segera dibatalkan. 

Namun, apa daya jika tuan dewan telah mengetuk palu maka penolakan pun berlalu.

Beginilah potret kepemimpinan di negara yang kapitalistik, kebijakan kerap kali bukan didasari karena kebutuhan mendesak, tapi karena keinginan yang dipaksakan.

Ini sangat berbeda dengan potret kepemimpinan saat hukum Islam diterapkan. Di sana kerap kali didapati sosok salih yang penuh empati terhadap masih masyarakat yang dipimpinnya.

Sebagaimana Umar Bin Khatab Ra yang tegas mematikan lampu tempat dinasnya di kala anaknya mendatangi untuk mendiskusikan urusan pribadinya. Umat sangat khawatir jika fasilitas negara dipakai untuk keperluan pribadinya. Jangankan pengadaan gorden mewah, sekadar pencahayaan saja begitu diperhatikan. Mengingat semua akan dihisab kelak di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala atas apa yang dilakukan.

Sosok Abu Bakar Ash Shidiq Ra pun begitu inspiratif, Abu Bakar adalah sahabat Rasulullah Saw yang sangat dermawan. Beliau tidak pernah perhitungan dalam menggunakan harta di jalan Allah. Beliau sangat gemar membebaskan seorang budak yang teraniaya. Misalnya Bilal bin Rabbah. Seorang budak dari Umayah bin Khalaf. Setelah Bilal bin Rabbah dibebaskan, dia menjadi muadzin bagi seluruh kaum muslimin saat itu.

Selain itu, Abu Bakar juga pernah menginfakkan seluruh hartanya pada saat perang Tabuk. Masya Allah. Ketika Nabi SAW bertanya, apa yang akan kamu tinggalkan untuk keluargamu wahai Abu Bakar? Maka Abu Bakar menjawab, aku akan tinggalkan mereka Allah dan Rasulnya, wahai Nabi Allah. Maysa Allah. Luar biasa.

Sungguh merindukan sosok kepemimpinan yang berhati nurani karena lahir dari keimanan yang telah terpatri dalam diri. Sosok salih akan ditunjang dengan penerapan sistem kepemimpinan yang sahih. Maka bersergeralah masyarakat Indonesia untuk mewujudkannya dengan memperjuangkannya agar tak ada lagi permasalahan yang menggurita karena abai terhadap seruan Sang Pencipta. Wallahu’alam bishowab



Posting Komentar untuk "Tender Gorden Anggota Dewan, Bikin Heran!"